Laman

Please Select The Desired Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

8 Jan 2012

Buta Warna Total dan Buta Warna Parsial




Gambar untuk
test warna
(ishihara test)
Buta warna merupakan sebuah keadaan dimana seseorang tidak dapat mengenali warna secara total (Akromatisme), ataupun sebagian (Diakromatisme). Buta warna tolal merupakan sebuah keadaan dimana seseorang tidak dapat mengenali warna sama sekali (semua warna dilihat sebagai tingkatan warna hitam, putih, dan abu-abu). Dan buta warna tertentu atau dikenal dengan istilah buta warna parsial (ketidak mampuan untuk membedakan warna-warna merah dan hijau). Dalam kasus buta warna parsial ini dibagi dalam 3 tipe, yaitu: 
  • Deutrinophia, yaitu orang yang kehilangan kerucut hijau sehingga ia tidak dapat melihat warna hijau 
  • Protanophia, yaitu orang yang kehilangan kerucut merah sehingga ia buta warna merah 
  • Tritanophia, yaitu kondisi yang ditandai oleh ketidak beresan dalam warna biru dan kuning dimana conus biru atau kuning tidak peka terhadap suatu daerah spektrum visual 
Secara garis besar penderita buta warna parsial tidak dapat diketahui tanpa pemeriksaan khusus melalui test warna (ishihara test), karena dalam kehidupannya sehari-hari penderita buta warna ini umumnya tidak mengalami masalah dalam mengenali warna. Namun hal ini akan berbeda ketia orang tersebut dihadapkan dengan buku test warna. 

Lalu apakah buta warna itu dapat disembuhkan? Untuk menjawab hal ini, sebelumnya kita tinjau dulu penyebab bagaimana buta warna itu terjadi. Buta warna ini terjadi disebabkan oleh du hal, yaitu karena keturunan dan karena dapatan. 

Buta warna turunan dapat terjadi akibat dari kurang atau tidak adanya sel konus yang fungsinya untuk menangkap warna. Jika hanya satu atau dua bagian sel konus itu kurang atau tidak ada maka itu merupakan buta warna parsial. Sedangkan jika ke-tiganya tidak ada atau tidak berfungsi maka hal ini disebut dengan buta warna total. 

Untuk penyembuhannya, hingga saat ini buta warna yang disebkan faktor genetik (turunan) belum bisa disembuhkan. Sedangkan buta warna yang diakibatkan oleh penyakit atau keracunan (dapatan), sebagian di antaranya masih dapat disembuhkan, misalnya buta warna yang diakibatkan oleh katarak. Maka hal ini dapat diatasi dengan melakukan operasi katarak agar penglihatannya normal kembali.

3 komentar:

  • Farid says:
    25 Juli 2013 pukul 11.35

    Kayanya gw buta warna parsialdeh

  • Unknown says:
    6 April 2015 pukul 06.47

    kabar gembira bagi yang buta warna :)

    http://www.3teria.com/view/179/inilah-yang-akan-terjadi-ketika-orang-yang-buta-warna-pertama-kali-melihat-warna

  • Chromagen Lens says:
    17 September 2015 pukul 07.04

    Sekarang sudah ada lensa kontak untuk penderita buta warna. Namanya Chromagen Lens

Posting Komentar