Laman

Please Select The Desired Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

7 Jan 2012

Cerita Tentang Katak Kecil yang Tuli


Alkisah, disebuah hutan sedang diadakan pertandingan lomba lari antar katak, tujuannya ialah untuk mencari katak kecil terkuat yang nantinya kelak akan dijadikan jenderal dalam kerajaan katak. Perlombaan kali ini cukup unik, karena yang boleh mengikuti pertandingan ini hanyalah katak-katak kecil dan ditambah lagi arena pertantinganya cukup berat, yaitu sebuah menara yang sangatlah tinggi. 

Penonton yang penasaran akan pertandingan tersebut berbeondong-bondong mendatangi arena perlombaan. sebenarnya alasan mereka datang bukanlah untuk mendukung para katak kecil berlomba, tapi mereka sangat menyangsikan kalau diantara katak kecil itu ada yang mampu menyelesaikan perlombaan tersebut. 

Dooorrr...!!! tanda pertandingan telah dimulai. Para katak kecil langsung melompat, berlomba untuk lebih dulu mencapai puncak. 

“Oh, jalannya terlalu sulit..!! kalian katak kecil tidak akan mungkin bisa mencapainya” kata salah seorang penonton. 

“ Kalian tidak akan pernah sampai ke puncak, tidak ada kesempatan untuk berhasil… Menaranya terlalu tinggi…!!” Sahut penonton yang lain.

Satu-persatu Katak-katak kecil mulai berjatuhan, sebagiannya lagi tetap terus bersemangat menaiki menara tersebut lebih tinggi, dan semakin tinggi lagi.

Penonton terus bersorak “Ini tidak mungkin, Takan ada yang bisa berhasil, cepat menyerah saja!” 

Mendengar hal itu semakin banyak lagi katak kecil yang telah lelah jadi menyerah. 

Tapi sebagian kecil tetap melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi lagi. “Sudahlah kita tak akan mampu menyelesaikan pertandingan ini, kita hanya katak kecil” ujar salah satu katak kecil yang ikut berlomba, dan akhirnya iapun menyerah. 

Mendengar ucapan katak kecil tadi para katak kecil yang masih berlomba, ikut terpengaruh “benar kita tak akan mampu”. Akhirnya para katak kecil itupun menyerah. 

Namun ada satu katak kecil yang tidak perduli, ia terus, dan terus saja melompat menaiki satu persatu anak tangga, dan diahir pertandingan dialah satu-satunya yang berhasil sampai ke puncak. 

Para penonton dan katak kecil yang lain heran, bagai mana mungkin ia mampu mencapai puncak menara yang tinggi itu yang bahkan katak dewasa saja sangat kesulitan untuk mencapainya. 


Ternyata,
Katak kecil itu,.... “TULI”. 


Dalam hidup ini terlalu banyak kita mendengar cemoohan serta tanggapan negatik yang dapat mengoyahkan semangat kita untuk berhasil. Kita cenderung mengiyakan tanggapan-tanggapan negatif tersebut dan menjadikan kita pesimis untuk berani lebih maju. Sesungguhnya segala sesuatu yang kita dengar dan kita baca bisa mempengaruhi perilaku kita, karena hal-hal itu dapat mengambil sebagian besar mimpi-mimpi kita dan menjauhkannya dari kita. Maka jadikanlah diri kita ini sebagai seorang pemenang di tegah orang-orang yang kalah sebelum peluit pertandingan dimulai. Yakinlah bahwa kita memiliki sebuah potensi besar dalam diri. Maka pacu terus semangat, tetap optimis, dan jadilah pemenang, maka segala mimpi-mimpi kita akan berwujud nyata meskipun kita telah terjaga.

0 komentar:

Posting Komentar