Laman

Please Select The Desired Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

14 Jan 2012

Ucapan Cinta yang Terakhir


Ini tentang aku dan masa laluku, tentang hubungan cintaku yang sunguh manis untuk dikenang. Dulu aku mempunyai seorang kekasih, dan aku sangat menyayaginya. Begitu juga dia, sangat menyayangiku. 

Dia adalah seorang laki-laki sederhana. Namun aku bahagia dengannya. Dia sering menghiburku, menemaniku, menjagaku, dan menyayangiku, meskipun kadang dia juga sering membuatku jengkel karena ulahnya yang konyol. Tapi seperti itulah dia, yang penting bagiku tidak ada manusia sempurna di dunia ini, dan dia sudah sangat sempurna untukku. 

Saat itu tinggal beberapa hari lagi hubungan kami akan genap 4 tahun, kamipun telah memilki sebuah rencana untuk melewatinya bersama-sama. Namun sebuah peristiwa naas terjadi, kapal yang ia tumpangi tenggelam, dan diapun tewas dalam peristiwa itu. Ironis memang, apa lagi dalam beberapa bulan ke depan ia berencana untuk melamarku. 

Sampai sekarangpun aku masih sangat sedih jika mengingatnya. Tapi ada satu hal yang membuatku ingin terus mengenangnya. Bukan karena dia menyebalkan, tapi karena sebuah kata-kata terakhir yang ia ucapkan kepadaku “Sayang aku sangat menyayangimu”. 

Aku bingung kenapa dia tiba-tiba mengucapkan itu, padahal dia sangat jarang mengatakannya. Apa lagi suasananya waktu itu tidaklah terlalu baik, kami bertengkar dan ini satu-satunya kenangan yang sangat aku sesalkan. 

Tapi biarlah yang lalu tetap berlalu, karena aku masih memiliki sebuah kenangan manis untuk dikisahkan. Kenangan dari seorang laki-laki sederhana yang menyayangiku hingga akhir hayatnya. Dan aku berjanji akan terus hidup untuk menceritakan tentangnya, tentang “Ucapan Cintanya yang Terakhir”. 



0 komentar:

Posting Komentar